Thursday, September 13, 2018

DAVID JACOBS: I BELIEVE I CAN FLY


Adalah Lagu Favoritnya yang menginspirasi Impiannya menjadi Kenyataan , dengan Tenis Meja TERBANG ke berbagai Negara di Belahan Dunia mulai dari kawasan Asean, China, Korsel, Jordan, Inggris , Ceko, Italia, German, Slovenia, Slovakia untuk ikut Kejuaraan & meraih berbagai Prestasi. Dian David Mickael Jacobs itulah nama lengkap dari seorang David Jacobs Petenis Meja Nasional Indonesia yang juga sekarang berkiprah di Tenis Meja Difabel di Kelas TT 10. 

David Jacobs lahir di Makasar 21 Juni 1977 merupakan putra bungsu dari 5 bersaudara pasangan Jan Jacobs & Neelce Samalo Jacobs yang berdarah Ambon. Ketika Orangtuanya pindah ke Jawa Tengah, David kecil saat itu berumur 9 tahun mulai tertarik bermain tenis meja di rumah tetangganya di daerah Batang dia bermain dengan tangan kiri karena tangan kanannya yg kurang sempurna. Orangtuanya mendukung David kecil untuk bermain Tenis Meja apalagi terlihat sangat menikmati dan melihat adanya potensi saat bermain Tenis Meja. Orangtuanya pindah lagi tugas ke daerah Semarang David dimasukkan di Club PTP th 1990 kemampuan bermain tenis mejanya mulai terlihat, terbukti menjadi Juara Nasional Tingkat Sekolah Dasar. Hanya setahun di Semarang Orangtua David kemudian pindah Tugas ke Ibukota Jakarta, David yg saat itu duduk di SMP dimasukkan ke klub Tenis Meja UMS’80 yang berlatih di Koni Tanah Abang Kebon Jahe Jakarta Pusat setelah itu beberapa kali berpindah Club al : Indocement, Sinar Surya, Apac Inti, Teo Chew, ZUG.
Berlatih Fisik melebihi porsi dari rekan2 satu Clubnya menjadi keharusan bagi David karena untuk mengatasi kekurangan tangan kanannya yg tidak sempurna, dengan disiplin dan berlatih secara spartan perlahan mulai terlihat hasilnya.
Inilah Perjalanan & Prestasi Tenis Meja David Jacobs di UMUM 
  • Terpilih Tampil Perdana mewakili DKI Jakarta di ajang PON Jakarta 1997 # Perak dari Ganda.
  • Mewakili Indonesia Pertmkali di Kejuaraan dunia Kuala Lumpur 2000
  • Baru tahun 2000 David Jacobs berhasil menjadi Juara di Kejuaraan Nasional.
  • Sea Games 2001 Malaysia memperoleh Medali Perunggu.
  • SEATTA 2002 Medali Emas berpasangan dengan Yon Mardiono
  • Kej. Dunia 2005 Shanghai China
  • Sea Games 2005 Medali Perak di Nomor Ganda
  • Sea Games 2007 Semi Final
  • Kej. Asia 2007 di China
  • Sea Games 2009 Laos Medali Perunggu Beregu Putra
  • PON 2004 Medali Emas
  • PON 2008 Medali Perunggu
  • PON 2012 Medali Perak
  • Di berbagai Kejuaraan Terbuka di Indonesia sering menjadi Juara 1,2 atau 3.

Tahun 2010 David Jacobs mendaftarkan dirinya di NPC Indonesia yakni Organisasi Atlit Difabel
Prestasi yang diraih David Jacobs 
  1. Kelas T10 ( Klasifikasi Atlit Difabel paling Minim yg ditentukan oleh Dokter paralympic) 
  2. ASEAN Para Games IV / 2011 di Solo # Meraih 7 medali Emas untuk Nomor Beregu, Tunggal Pria Tunggal, Ganda Pria Terbuka, Ganda Campuran, Ganda Campuran Terbuka. Menjadi Atlit dengan Perolehan Medali Emas terbanyak
  3. Asian Paragames 2010 Guangzhou China # Memperoleh Medali Perunggu dan memperoleh Peringkat 11 Dunia 
  4. Paralympic Games adalah Olympiadenya Atlit Difabel Dunia, hanya Atlit terbaik yang bisa mengikuti Kejuaraan Level Dunia ini. Dan untuk Tenis Meja di Paralympic London 2012 hanya memilih 16 Atlit terbaik, David Jacobs harus berjuang keras untuk menembus babak Kualifikasi dengan mengikuti Beberapa Kejuaraan International di Benua Asia & Eropa agar supaya masuk Peringkat 16 Besar Dunia dan ini tentunya memerlukan biaya yang besar , berbekal Mantan Atlit Nasional David Jacob membuat Proporsal dan beruntung David mempunyai banyak teman – teman yang dikenal mempunyai Komitmen memajukan Olahraga Indonesia sehingga akhirnya Mereka siap mensponsori . 2 Medali Emas di peroleh di Pro Tour Table Tenis Lignano Master Open 2012 Itali di Nomor Tunggal serta Beregu yang berpasangan dengan Komet Akbar yang juga baru pertama kali ikut Pro Tour, Juara di Turnamen Difabel Slowakia Tenis table. Dan poin demi poin terkumpul hasilnya David masuk Peringkat 3 Besar Dunia berhak mengikuti Paralympic Games di London 2012, serta Otomatis menjadi pemain unggulan yang membuatnya untuk meraih peluang Medali terbuka lebar.David Jacobs menorehkan Sejarah baru di Paralympic Games London 2012 dengan memperoleh Medali Perunggu di Cabang Tenis Meja bagi Medali ini adalah ternyata adalah yang pertama kali diperoleh Kontingen Indonesia setelah selama 38 tahun mengikuti Paralympic Games dari berbagai Cabang OlahragaTanggal 26 Januari 2012 secara Khusus Presiden SBY mengundang Atlit Difabel yang berlaga di Paralympic Games London yaitu Ni Nengah Widiasih ( Angkat Berat 40 kg), Setyo Budi Hartanto (Atlet Atletik kls F 46), Agus Ngadimin ( Renang kelas S6) dan tentunya Dian David Michael Jacobs ( Tenis Meja Kelas TT 10) ke Istana Negara.Teristimewa Presiden SBY mengajak David Jacobs bertanding Tenis Meja disaksikan Para Menteri , Pamglima TNI serta Kapolri serta Kamera para Wartawan yang mengabadikan Momen Langka Tersebut
  5. Tahun 2012 David Jacobs di Kelas Difabel mewakili DKI Jakarta yaitu Pekan Paralympic Games ( Peparnas) , DKI Jakarta menjadi Juara Umum untuk Tenis Meja dengan Perolehan 11 Medali yang 5 Medali emas disumbangkan David Jacobs di Kelas TT 10 nomor Tunggal , Beregu Putra, Ganda Campuran, Ganda Putra serta kelas TT 6 s/d 10 Tuna Daksa. Sekaligus dinobatkan sebagai Atlit Terbaik Difabel yang tak terkalahkan. 
  6. 2013 Asean Paragames Myamar # Emas
  7. 2014 Rumania Open # Emas, Jordan Open # Emas, Asian Paragames # Emas
  8. 2014 Kej Dunia Paralympic # Perunggu Beregu + Komet Akbar
  9. 2015 Slovenia Open # Perak, Slovakia Open # Perak Tunggal & Emas Beregu, Germany Open # Perunggu Tunggal & Emas Beregu.
# Masih ada mimpi yang ingin dicapainya yaitu ingin menjadi yang Terbaik Sejagat di Paralympic Games 2015 Brazil.#
Mari Kita Do’akan bersama Semoga menjadi kenyataan bagi David Jacobs yang bekerja sebagai PNS di Disorda DKI, Coklat adalah makanan Favoritnya serta mengidolakan Atlit : Jan Ove Waldner, Roger Federer serta Lionel Messi.
@Tercatat menyelenggarakan Kejuaraan Tenis Meja David Jacobs Cup Januari 2015 Skala Nasional ( Umum) dan juga Kaum Difabel + Atlit Asia Tenggara " Salam Hormat Untuk David Jacobs yang bisa Berbagi untuk Sesama Atlit Pingpong baik yg Umum dan terutama untuk yg Difabel"

LING LING AGUSTIN: SRIKANDI TENIS MEJA INDONESIA ERA TH'85


“ Jadilah MUTIARA yg dgn tempaan tekanan sangat menyakitkan, melelahkan saat proses pembentukan awalnya tapi setelahnya dicari, dihargai & diminati setiap Orang dimanapun keberadaannya juga seperti Pepatah Kacang jgn LUPA Kulitnya itulah saya lihat dari seorang LING LING AGUSTIN salah seorang Srikandi era th ‘85 Tandem Rossy Syechabubakar berasal dari Club yg sama dan berkiprah bersama-sama juga di Timnas Tenis Meja Indonesia yang dikenal ceplas ceplos dalam bicara apa adanya to the point, banyak pembelajaran yang dapat Kita ambil setelah membaca Otobigrafinya.
Sangat beruntung Otobiografi ini ditulis langsung oleh Ling Ling Agustin sehingga pada saat Kita membacanya seperti memasuki Lorong Waktu di masa lampau, luangkan waktu untuk membacanya, # Percaya diri & SMART itu yg saya simpulkan: Haris # “
>> Selamat Menikmati >>>
Perjalanan Sukses Karier-ku saat menjadi Atlet Nasional Tenis Meja Indonesia...
Aku lahir di Kediri, 23 Agustus 1969 tepatnya jam 8.30 wib... Papa-ku seorang Pengusaha PT. Minang Mojo #kerennya sih.. Namanya : Tedjo Minang Mojo lahir di Tulungagung, 25 Juli 1939 (alm (RiP at 28 Desember 2011), Mama-ku asli Kediri, Kusumawati (Go Hoe Jong, Nio) lahir Kediri, 27 Desember 1940

Friday, May 25, 2018

SISTEM PERCEPATAN WAKTU (EXPEDITE SYSTEM)


Namanya dikenal dengan sebutan Sistem Percepatan Waktu.  Umumnya sistem ini akan berlaku, jika dalam 1 permainan, kedua pemain memiliki type bermain defense (bertahan). Sistem yang satu ini biasanya diberlakukan sesudah permainan berjalan selama 10 menit dalam 1 game atau kapanpun pemain memintanya


Jika poin sudah 18, sistem percepatan tidak lagi berlaku dalam suatu set atau game.



Wasit akan menghentikan permainan saat bola masih dalam permainan padahal sudah habis batas waktunya. Dan wasit akan meminta melanjutkan dengan pengulangan servis oleh pemain pelaku servis di saat berlangsungnya permainan. 

  1. Servis hanya dilakukan 1 kali oleh setiap pemain secara bergantian hingga permainan berakhir. 
  2. Ketika penerima servis telah mengembalikan bola hingga 13 kali, maka dia akan mendapat 1 poin. 
  3. Urutan servis dan penerima tidak berubah oleh pemberlakukan sistem percepatan waktu. Ketika penerapan sudah dilakukan, maka pemberlakuan sistem percepatan waktu harus terus digunakan sampai selesainya pertandingan.

Thursday, May 24, 2018

SISTEM VOOR DALAM TENIS MEJA



Pernah dengar istilah voor?
Dalam kejuaraan resmi tentunya tidak digunakan sistem voor. Namun dalam latihan biasa, sistem voor ini kerap kali dilakukan. Apa saja manfaatnya? Berikut ini penjelasannya. Sistem voordilakukan saat seorang dengan skill level lebih tinggi bermain dengan skill level dibawahnya. Kunci keberhasilah di sistem voor adalah, pemain yang masih level rendah jangan merasa direndahkan oleh si pemberi voor. Pemain yang level rendah harus memiliki motivasi yang tinggi untuk mengalahkan pemain dengan level tinggi. Mungkin untuk pertandingan pertama akan sulit, namun jika hal tersebut dilakukan secara terus-menerus bukan tidak mungkin pemain level rendah memiliki keterampilan yang sama dengan pemain yang sudah level tinggi tadi. Caranya tentu dengan rajin berlatih maupun sparingan dan tentu saja menu wajib bola banyak.

JIka hal ini bisa terjadi, maka niscaya kita bisa memberikan voor ke yang lainnya. Nah disitu ada kepuasan berarti rasa iri yg positif terhadap kelebihan lawan memotivasi saya untuk lebih baik dalam bermain. Waktu awal2 saya puyeng sama karet2 aneh entah itu bintik proses, anti spin, licin yg diproses dll. Tapi justru hal tersebut menjadi menambah semarak variasi/versatility pemahaman putaran bola.

Hal lain dari sistem voor ini adalah lawan diatas kita juga biasanya akan bermain dengan kemampuan terbaik nya sehingga disitu kita bisa ambil pelajaran. Tentunya saya maklum juga kalo pemain2 level diatas juga sebenarnya pengen sparingan yg imbang/rame atau diatasnya karena mereka juga ingin mempertahankan dan. Meningkatkan skill mereka. Nah sistem voor ini bisa jadi alternatif sarana solusi utk itu.
Bagaimana mana dengan anda? Apakah anda saat ini sedang di voor 5 oleh lawan anda?

Jangan galau ayo bertekad dan jadikan voor tersebut sebagai motivasi utk meningkatkan skill anda.


Walaupun anda penghobi (bukan bertujuan menjadi atlet) akan menjadi hal yg menyenangkan jika skill kita meningkat. Seperti kata pepatah belajar itu tak kenal usia. Ayo semangat berlatih, percayalah kalo anda memang bertekad anda bisa merubah diri anda dari anak bawang menjadi bawang Bombay (paling tidak di PTM tempat anda berlatih walau PTM tarkam sekalipun).

Salam Pimpong
(disadur dari Sdr. Rudolfo PE)

PROSEDUR WASIT TENIS MEJA


Setiap wasit memiliki seninya masing-masing dalam memimpin sebuah pertandingan. Semakin rapi prosedurnya semakin menunjukkan kewibawaan dan tingkat elegan cabang olahraga tersebut, khususnya tenis meja.

Untuk memasuki areal pertandingan ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dan dilaksanakan. Dan persiapan-persiapan ini tentunya semata-mata untuk mendukung kualitas suatu pertandingan tenis meja. Karena itu, menjadi wasit bukanlah perihal yang mudah. Namun dari perilaku kepemimpinan wasit bisa menjadi salah satu tolak ukur betapa olahraga ini memiliki seni yang tinggi. 

KEJUARAAN TENIS MEJA MASA PANDEMI COVID 19 TAHUN 2020 TANJUNGPINANG

Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Demikian pepatah ini dimaknai positif oleh Pengurus Kota PTMSI Tanjungpinang dalam meresp...